<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Optimist ajiek!</title>
	<atom:link href="http://ajiekdarminto.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ajiekdarminto.wordpress.com</link>
	<description>ajiek darminto</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 04:11:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ajiekdarminto.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/21417f8ab20381753015b9f7b43ceaad?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Optimist ajiek!</title>
		<link>http://ajiekdarminto.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ajiekdarminto.wordpress.com/osd.xml" title="Optimist ajiek!" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Lapangan atau Keluarga, bukan pilihan&#8230;</title>
		<link>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2012/01/11/lapangan_rekompak/</link>
		<comments>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2012/01/11/lapangan_rekompak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 05:48:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ajiekdarminto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Humanity]]></category>
		<category><![CDATA[Merapi]]></category>
		<category><![CDATA[rehab rekon merapi]]></category>
		<category><![CDATA[Rekompak. pemberdayaan masyarakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ajiekdarminto.wordpress.com/?p=529</guid>
		<description><![CDATA[Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi Masyarakat dan Permukiman Berbasis Komunitas (REKOMPAK) Merapi datang sebagai solusi dalam membangun kembali permukiman yang rusak akibat bencana. Awalnya, bencana Gempa 2006 membawa program REKOMPAK ke Yogyakarta dan Jawa Tengah. Program serupa kini berada pada lokasi pasca bencana Gunung Merapi 2010. Arif Prasetya, 38 th, merupakan sosok fasilitator REKOMPAK, seorang pemberdaya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiekdarminto.wordpress.com&amp;blog=569446&amp;post=529&amp;subd=ajiekdarminto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi Masyarakat dan Permukiman Berbasis Komunitas (REKOMPAK) Merapi datang sebagai solusi dalam membangun kembali permukiman yang rusak akibat bencana. Awalnya, bencana Gempa 2006 membawa program REKOMPAK ke Yogyakarta dan Jawa Tengah. Program serupa kini berada pada lokasi pasca bencana Gunung Merapi 2010.</p>
<p><a href="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2012/01/arif-pras.jpg"><img class="alignleft  wp-image-531" title="arif pras" src="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2012/01/arif-pras.jpg?w=160&#038;h=265" alt="" width="160" height="265" /></a>Arif Prasetya, 38 th, merupakan sosok fasilitator REKOMPAK, seorang pemberdaya masyarakat di wilayah lereng selatan Merapi. Totalitas kinerja dan kemampuan dalam keteknikan digunakan untuk memberdayakan masyarakat. Program rencana penataan permukiman telah selesai dikerjakannya bersama tim dengan baik.</p>
<p>Suami dari Yuzrita (32 tahun), ini juga merasakan mengungsi seperti halnya korban erupsi lainnya. Dia dan keluarganya tahu betul apa yang dirasakan masyarakat di lereng selatan Merapi. Jiwa dan keluarganya terancam becana. Rumahnya di Manisrenggo hanya 15 km dari puncak Merapi, masuk zona bahaya saat erupsi dahulu.</p>
<p>Pemahaman akan lokasi dan pengalaman yang dilaluinya mampu mengatarkan tidak hanya target proyek yang terpenuhi namun kemanfaatan luarbiasa pada lokasi. Tim Inti Perencana (TIP) Desa mampu bekerja maksimal menyusun dokumen perencanaan, meskipun pada lokasi sulit (area terdampak langsung).</p>
<p><a href="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2012/01/arif-pras-lap.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-530" title="arif pras lap" src="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2012/01/arif-pras-lap.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Banyak hal yang dilaluinya di REKOMPAK. Ilmu pemberdayaan yang jauh dari disipllin keilmuannya, ilmu pemetaan, dan keruangan pun dikuasainya sekaligus. Saat ini, laki-laki lulusan Teknik Sipil Universitas Cokroaminoto Yogyakarta, menjadi asisten, sekaligus tokoh panutan di Korlap 2 Merapi. Petani klengkeng, yang bercita-cita bertani madu, ini pun masih sempat memperhatikan tanamannya di pagi hari sebelum berangkat lapangan.</p>
<p>Hari-harinya bersama buah hatinya, Muhammad Zaki (4 th) dan Zia Armita (1,5 th), dilalui diantara jadwal lapangan yang padat. Disela-sela pekerjaannyapun masih sempat menanyakan kabar anak-anaknya dirumah menggunakan HP merk Cross warna hitam yang berbalut silikon karet warna yang sama.</p>
<p>Banyak Arif-arif lain di REKOMPAK, dedikasinya tinggi bekerja optimal, tanpa melupakan keluarga. Selamat buat pemberdaya sejati REKOMPAK, mampu merangkul jariyah dunia dan ridho akhirat.</p>
<br />Filed under: <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/category/humanity/'>Humanity</a> Tagged: <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/merapi/'>Merapi</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/rehab-rekon-merapi/'>rehab rekon merapi</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/rekompak-pemberdayaan-masyarakat/'>Rekompak. pemberdayaan masyarakat</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ajiekdarminto.wordpress.com/529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ajiekdarminto.wordpress.com/529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ajiekdarminto.wordpress.com/529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ajiekdarminto.wordpress.com/529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ajiekdarminto.wordpress.com/529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ajiekdarminto.wordpress.com/529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ajiekdarminto.wordpress.com/529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ajiekdarminto.wordpress.com/529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ajiekdarminto.wordpress.com/529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ajiekdarminto.wordpress.com/529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ajiekdarminto.wordpress.com/529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ajiekdarminto.wordpress.com/529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ajiekdarminto.wordpress.com/529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ajiekdarminto.wordpress.com/529/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiekdarminto.wordpress.com&amp;blog=569446&amp;post=529&amp;subd=ajiekdarminto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2012/01/11/lapangan_rekompak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ea8adcfbf5d61db62c3ee0de6b5e1ec8?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">ajiekdarminto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2012/01/arif-pras.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">arif pras</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2012/01/arif-pras-lap.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">arif pras lap</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Preview peta .shp dengan cepat</title>
		<link>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2011/11/23/membuka-shp-dengan-cepat/</link>
		<comments>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2011/11/23/membuka-shp-dengan-cepat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2011 08:39:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ajiekdarminto</dc:creator>
				<category><![CDATA[GIS]]></category>
		<category><![CDATA[ArcGIS]]></category>
		<category><![CDATA[ArcView]]></category>
		<category><![CDATA[map]]></category>
		<category><![CDATA[peta]]></category>
		<category><![CDATA[shp]]></category>
		<category><![CDATA[SHP viewer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ajiekdarminto.wordpress.com/?p=518</guid>
		<description><![CDATA[Solusi buat pengguna produk ESRI. Shape Viewer merupakan tool gratis untuk melihat file Shapefile (SHP) produk ESRI.  Tools ini memudahkan kita untuk melihat dengan cepat file-file shp TANPA harus memuka program ArcView atau ArcGIS. Tool ini memudahkan kerja GIS terutama terutama saat kerja dengan banyak file dan kemungkinan duplikasi data. Silakan teman-teman download disini. Gratis. Silakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiekdarminto.wordpress.com&amp;blog=569446&amp;post=518&amp;subd=ajiekdarminto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Solusi buat pengguna produk ESRI.<a href="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/11/shpviewer_ajiekdarminto.jpg"><br />
</a>Shape Viewer merupakan tool gratis untuk melihat file Shapefile (SHP) produk ESRI.  Tools ini memudahkan kita untuk melihat dengan cepat file-file shp TANPA harus memuka program ArcView atau ArcGIS. Tool ini memudahkan kerja GIS terutama terutama saat kerja dengan banyak file dan kemungkinan duplikasi data.</p>
<p><a href="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/11/shpviewer_ajiekdarminto.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-519" style="border-color:initial;border-style:initial;" title="shpviewer_ajiekdarminto" src="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/11/shpviewer_ajiekdarminto.jpg?w=468&#038;h=391" alt="ajiek darminto" width="468" height="391" /></a></p>
<p>Silakan teman-teman <a title="Shp Viewer" href="http://www.ziddu.com/download/17489865/shape_viewer.zip.html" target="_blank">download disini</a>. Gratis. Silakan tinggalkan jejak dengan komentar yaa.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Semoga bermanfaat.</p>
<p>ajiek darminto</p>
<br />Filed under: <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/category/gis/'>GIS</a> Tagged: <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/arcgis/'>ArcGIS</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/arcview/'>ArcView</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/map/'>map</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/peta/'>peta</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/shp/'>shp</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/shp-viewer/'>SHP viewer</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ajiekdarminto.wordpress.com/518/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ajiekdarminto.wordpress.com/518/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ajiekdarminto.wordpress.com/518/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ajiekdarminto.wordpress.com/518/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ajiekdarminto.wordpress.com/518/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ajiekdarminto.wordpress.com/518/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ajiekdarminto.wordpress.com/518/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ajiekdarminto.wordpress.com/518/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ajiekdarminto.wordpress.com/518/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ajiekdarminto.wordpress.com/518/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ajiekdarminto.wordpress.com/518/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ajiekdarminto.wordpress.com/518/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ajiekdarminto.wordpress.com/518/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ajiekdarminto.wordpress.com/518/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiekdarminto.wordpress.com&amp;blog=569446&amp;post=518&amp;subd=ajiekdarminto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2011/11/23/membuka-shp-dengan-cepat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ea8adcfbf5d61db62c3ee0de6b5e1ec8?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">ajiekdarminto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/11/shpviewer_ajiekdarminto.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">shpviewer_ajiekdarminto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RISIKO bukan RESIKO</title>
		<link>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2011/10/15/risiko-bukan-resiko/</link>
		<comments>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2011/10/15/risiko-bukan-resiko/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Oct 2011 13:20:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ajiekdarminto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Disaster]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan bencana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ajiekdarminto.wordpress.com/?p=510</guid>
		<description><![CDATA[Masih sering dijumpai tulisan, &#8220;Pengurangan Resiko Bencana&#8221;, &#8220;Analisis Resiko Bencana&#8221;, &#8220;Resiko Keuangan&#8221;, &#8220;Manajemen Resiko&#8221;, &#8220;Pengendalian Resiko&#8221;&#8230;berbagi resiko&#8221;. Dalam ringkasan Renaksi Merapi (9-10/10/2011), temen pegiat di milis bencana pun masih menggunakan kata Resiko Bencana. Ada pula yang nulis &#8220;Risiko&#8221;. Sepertinya sepele, tapi ternyata RESIKO dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia TIDAK ADA artinya.. coba deh cek http://kamusbahasaindonesia.org/ Sebenarnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiekdarminto.wordpress.com&amp;blog=569446&amp;post=510&amp;subd=ajiekdarminto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masih sering dijumpai tulisan, &#8220;Pengurangan Resiko Bencana&#8221;, &#8220;Analisis Resiko Bencana&#8221;, &#8220;Resiko Keuangan&#8221;, &#8220;Manajemen Resiko&#8221;, &#8220;Pengendalian Resiko&#8221;&#8230;berbagi resiko&#8221;. Dalam ringkasan Renaksi Merapi (9-10/10/2011), temen pegiat di milis bencana pun masih menggunakan kata Resiko Bencana. Ada pula yang nulis &#8220;Risiko&#8221;. Sepertinya sepele, tapi ternyata RESIKO dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia TIDAK ADA artinya.. coba deh cek <a href="http://kamusbahasaindonesia.org/">http://kamusbahasaindonesia.org/</a></p>
<p>Sebenarnya tulisan ini mulanya dai coretan Prof. Dwikorita dalam cover draf tesis saya, singkat padat jelas! Ditulisnya begini &#8220;risiko bukan resiko&#8221;. Find &amp; Replace akhirnya&#8230; Mulai dari itu setiap ketemu (kalo masih sempet) ada tulisan Resiko coba saya luruskan. Tapi kalo dah kecetak di spanduk besaarr, digandakan ribuan media sosialisasi yaa sudah. Yang penting (sementara) ngerti maksudnya. Daripada pegel, ya ditulis aja lah di blog.</p>
<p>Cekidot!</p>
<p>Masuk ke <a href="http://kamusbahasaindonesia.org/">http://kamusbahasaindonesia.org/</a> kemudian ketikkan Risiko kemudian enter. Coba kata Resiko, mungkin yang akan didapati ini:</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="5">
<tbody>
<tr>
<td valign="top"><strong>risiko</strong></td>
<td valign="top">ri.si.ko<br />
[n] akibat yg kurang menyenangkan (merugikan, membahayakan) dr suatu perbuatan atau tindakan: apa pun &#8212; nya, saya akan menerimanya; dia berani menanggung &#8212; dr tindakannya itu</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Referensi: <a href="http://kamusbahasaindonesia.org/risiko#ixzz1ar8Sh0eX">http://kamusbahasaindonesia.org/risiko#ixzz1ar8Sh0eX</a></p>
<p>Kalau Resiko</p>
<p>Maaf, kata <strong>resiko</strong> tidak ada dalam kamus!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Naahh&#8230; sebelum diketawain orang yang ngerti, dicek kembali tulisannya yaa&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />Filed under: <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/category/disaster/'>Disaster</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/category/ketahanan-bencana/'>ketahanan bencana</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ajiekdarminto.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ajiekdarminto.wordpress.com/510/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ajiekdarminto.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ajiekdarminto.wordpress.com/510/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ajiekdarminto.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ajiekdarminto.wordpress.com/510/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ajiekdarminto.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ajiekdarminto.wordpress.com/510/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ajiekdarminto.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ajiekdarminto.wordpress.com/510/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ajiekdarminto.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ajiekdarminto.wordpress.com/510/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ajiekdarminto.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ajiekdarminto.wordpress.com/510/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiekdarminto.wordpress.com&amp;blog=569446&amp;post=510&amp;subd=ajiekdarminto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2011/10/15/risiko-bukan-resiko/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ea8adcfbf5d61db62c3ee0de6b5e1ec8?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">ajiekdarminto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ujung dari Pengurangan Risiko Bencana</title>
		<link>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2011/10/02/ujung-dari-pengurangan-risiko-bencana/</link>
		<comments>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2011/10/02/ujung-dari-pengurangan-risiko-bencana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Oct 2011 15:04:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ajiekdarminto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Disaster]]></category>
		<category><![CDATA[disaster resilient]]></category>
		<category><![CDATA[Humanity]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Merapi]]></category>
		<category><![CDATA[PRB]]></category>
		<category><![CDATA[tahan bencana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ajiekdarminto.wordpress.com/?p=500</guid>
		<description><![CDATA[Tiba-tiba ingat teman yang bilang kurang lebih begini, &#8220;&#8230; tangguh bencana, apa hubungannya dengan kesejahtaraan&#8221;. Waktu itu kami sedang diskusi tetang visi misi desa dampingan. Dengan sedikit senyum, seolah saya yang mengada-ada, waktu itu saya setuju tangguh bencana berada di depan kata-kata kesejahteraan. Kami sedang berdiskusi dengan warga, untuk mereview visi misi desa. Tangguh bencana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiekdarminto.wordpress.com&amp;blog=569446&amp;post=500&amp;subd=ajiekdarminto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tiba-tiba ingat teman yang bilang kurang lebih begini, &#8220;&#8230; tangguh bencana, apa hubungannya dengan kesejahtaraan&#8221;. Waktu itu kami sedang diskusi tetang visi misi desa dampingan. Dengan sedikit senyum, seolah saya yang mengada-ada, waktu itu saya setuju tangguh bencana berada di depan kata-kata kesejahteraan.</p>
<p><a href="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/10/156637_179127382103103_100000175281111_705000_8145218_n.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-504" title="rumah merapi" src="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/10/156637_179127382103103_100000175281111_705000_8145218_n.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Dari facebook Azis Setyawan (thanks bro)" width="300" height="225" /></a><a href="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/10/155274_1493719139280_1123097393_31073618_3246011_n.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-506" title="derita merapi" src="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/10/155274_1493719139280_1123097393_31073618_3246011_n.jpg?w=300&#038;h=204" alt="" width="300" height="204" /></a><a href="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/10/75680_1656672665074_1484821750_1638595_7959827_n.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-505" title="abu vulkanik " src="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/10/75680_1656672665074_1484821750_1638595_7959827_n.jpg?w=300&#038;h=191" alt="Dari facebook Azis Setyawan" width="300" height="191" /></a></p>
<p>Kami sedang berdiskusi dengan warga, untuk mereview visi misi desa. Tangguh bencana dan kesejahteraan sekilas memang tidak ada hubungannya. Mungkin yang dimaksud teman tadi, yang berhubungan dengan kesejateraan mungkin sebatas peningkatan pendapatan, lapangan pekerjaan, produktifitas lahan yang tinggi, pasar yang luas, profit yang tinggi, tanah subur dan seterusnya&#8230;</p>
<p>Jawaban saya mudah, &#8220;apakah itu bisa terjadi ada jika terkena bencana?&#8221; Logikanya adalah bencana itu merusak dan mahal. Jika mampu bertahan dan mengatasi potensi kerusakan bukankah itu juga menjadi lebih sejahtera? Recovery bencana itu luar biasa mahal. Coba kita lihat beberapa bencana besar:</p>
<ul>
<li>Tsunami Aceh (2004) nilai kerugiannya Rp. 46,7 Trilliun</li>
<li>Gempa Yogya (2006) nilai kerugiannya Rp.29,2 Trilliun</li>
<li>Erupsi Merapi (2010) nilai kerugiannya Rp.3,2 Trilliun (angka sementara)</li>
<li>Total dari ketiga bencana tersebut Rp. 79,1 Trilliun, kalo ditulis lengkap Rp.79.100.000.000.000,00</li>
</ul>
<p>Coba ambil kalkulator dan buat estimasi sederhana, kita bikin program kecil kelompok UKM peternak ikan lele beranggotakan 5 orang dengan modal stimulan Rp.5.000.000,00 akan ada 15.820.000 kelompok UKM atau 79.100.000 orang berdaya akan ekonominya dan Insya ALLAH lebih sejahtera. 79 juta artinya 30% penduduk Indonesia.</p>
<p>Bencana mungkin bagian dari nasib, tetapi bukankah manusia diberi akal dan pikiran untuk mengubah nasib tadi?</p>
<p>Bagaimana pendapat teman-teman?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>(foto diambil dari <a title="Thanks to Azis" href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000175281111">facebook Aziz Setyawan</a>. Nuwun Zis.</p>
<br />Filed under: <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/category/disaster/'>Disaster</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/category/disaster-resilient/'>disaster resilient</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/category/humanity/'>Humanity</a> Tagged: <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/ketahanan/'>ketahanan</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/ketahanan-bencana/'>ketahanan bencana</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/merapi/'>Merapi</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/prb/'>PRB</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/tahan-bencana/'>tahan bencana</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ajiekdarminto.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ajiekdarminto.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ajiekdarminto.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ajiekdarminto.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ajiekdarminto.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ajiekdarminto.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ajiekdarminto.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ajiekdarminto.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ajiekdarminto.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ajiekdarminto.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ajiekdarminto.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ajiekdarminto.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ajiekdarminto.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ajiekdarminto.wordpress.com/500/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiekdarminto.wordpress.com&amp;blog=569446&amp;post=500&amp;subd=ajiekdarminto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2011/10/02/ujung-dari-pengurangan-risiko-bencana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ea8adcfbf5d61db62c3ee0de6b5e1ec8?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">ajiekdarminto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/10/156637_179127382103103_100000175281111_705000_8145218_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">rumah merapi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/10/155274_1493719139280_1123097393_31073618_3246011_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">derita merapi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/10/75680_1656672665074_1484821750_1638595_7959827_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">abu vulkanik </media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Peta Risiko Bencana tidak Relevan untuk Tata Ruang</title>
		<link>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2011/07/06/peta-risiko-bencana-tidak-relevan-untuk-tata-ruang/</link>
		<comments>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2011/07/06/peta-risiko-bencana-tidak-relevan-untuk-tata-ruang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jul 2011 01:53:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ajiekdarminto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Disaster]]></category>
		<category><![CDATA[Humanity]]></category>
		<category><![CDATA[Planning]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bencana]]></category>
		<category><![CDATA[peta risiko bencana]]></category>
		<category><![CDATA[relevansi bencana dan tata ruang]]></category>
		<category><![CDATA[ruang]]></category>
		<category><![CDATA[spasial]]></category>
		<category><![CDATA[Tata ruang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ajiekdarminto.wordpress.com/?p=474</guid>
		<description><![CDATA[Ya. Peta Risiko Bencana tidak relevan dan tidak dapat digunakan sebagai pertimbangan tata ruang wilayah. Peta tata ruang memuat informasi perencanaan dimasa mendatang. Artinya peta ini merupakan alokasi ruang, baik struktur maupun pola-nya di masa mendatang. Mengapa tidak relevan? Peta Risiko Bencana merupakan peta turunan (setidak-tidaknya) dari peta bahaya dan peta kerentanan. Peta bahaya merupakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiekdarminto.wordpress.com&amp;blog=569446&amp;post=474&amp;subd=ajiekdarminto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya. Peta Risiko Bencana tidak relevan dan tidak dapat digunakan sebagai pertimbangan tata ruang wilayah. Peta tata ruang memuat informasi perencanaan dimasa mendatang. Artinya peta ini merupakan alokasi ruang, baik struktur maupun pola-nya di masa mendatang.</p>
<p>Mengapa tidak relevan? Peta Risiko Bencana merupakan peta turunan (setidak-tidaknya) dari peta bahaya dan peta kerentanan. Peta bahaya merupakan potensi merusakkan proses atau situasi. Sementara kerentanan merupakan kondisi suatu komunitas yang mengarah pada ketidakmampuan dalam menghadapi bencana. Bertemunya bahaya dan kerentanan menghasilkan risiko. Artinya risiko bencana akan semakin tinggi jika bahaya dan atau kerentanan tinggi dan bertemu pada satu ruang yang sama. Jadi jika bahaya tinggi berada pada tempat/ruang yang berbeda dengan tingginya kerentanan maka tidak akan menghasilkan risiko bencana.</p>
<p><span id="more-474"></span>Hasil dari peta risiko adalah klas risiko bencana. Bisa tiga kelas, bisa lima kelas, dari risiko rendah, risiko sedang dan risiko tinggi. Seperti diuraikan diatas, jika risiko rendah berarti hanya salah satu faktor saja yang bekerja. Mungkin bahaya saja, mungkin juga kerentanan saja. Anggap saja zona ini zona risiko hijau. KetidakRELEVANan terjadi ketika, peta tata ruang mengacu pada risiko bencana, sementara ditunjukkan dengan risiko rendah. Padahal bahaya besar yang ada disana. Risiko rendah, karena tidak ada penduduk disana. Jebakannya adalah alokasi pertumbuhan, arah pengembangan penduduk dan aktifitas penduduk di-rencana-kan ke daerah hijau tadi.</p>
<p>Sehingga, perjalanan daerah risiko rendah berubah menjadi risiko sangat tinggi, karena aktifitas tersebut. Jadi ada kesenjangan antara data /peta risiko bencana untuk perencanaan ruang (tata ruang). Jika disarikan antara lain:</p>
<ol>
<li>Peta risiko bencana merupakan interaksi antara peta bahaya dan peta kerentanan. Risiko muncul ketika kedua hal tersebut bertemu.</li>
<li>Risiko rendah dapat berarti bahaya tinggi atau kerentanan tinggi, namun tidak bertemu pada satu ruang yang sama.</li>
<li>Perencanaan ruang (tata-ruang) merupakan alokasi sumberdaya untuk mencapai kesejahteraan di masa mendatang.</li>
<li>Peta Risiko mengandung pengertian digunakan untuk saat sekarang. Sementara peta tata ruang mengandung pengertian waktu masa mendatang.</li>
<li>Jika dipaksakan dan tidak hati-hati, daerah dengan risiko rendah dialokasikan untuk perencanaan ruang terutama untuk budi daya atau aktifitas semacamnya. Serta merta peta risiko akan berubah menjadi risiko sangat tinggi. Hati-hati.</li>
</ol>
<div>Solusinya adalah, gunakan peta BAHAYA sebagai peta rujukan untuk tata ruang. Peta bahaya relatif lebih tetap, tidak banyak berubah dan lebih relevan. Tingkat relevansinya sebagai berikut:</div>
<div>
<ol>
<li>Daerah memiliki bahaya tinggi berarti berpotensi memiliki risiko tinggi.</li>
<li>Jika daerah bahaya tinggi dihindari maka tidak akan terjadi risiko tinggi. Sebaliknya, jika daerah bahaya tinggi tetap dialokasikan ruangnya untuk aktifitas dan sumberdaya maka tingkat risiko tinggi.</li>
<li>Risiko tinggi berarti ancaman jiwa dan aset pun tinggi. Bukankah manajemen bencana berawal dan berujung pada penyelamatan jiwa.</li>
</ol>
<div>Mahalnya proses perencanaan (dan perencanaan ruang) diperlukan kejelian dalam mensikapi fenomena spasial wilayah. Korban jiwa dan kerugian aset seharusnya bisa dihindarkan dengan perencanaan yang benar. Daerah yang tahan bencana menjadi idaman.</div>
<div>Semoga tulisan ini menggugah dan membuka ruang diskusi. Jika ada pendapat yang berbeda, saya lebih senang untuk berdiskusi, silakan berkomentar. Atau kirim email ke ajiekdarminto@gmail.com</div>
</div>
<div>ajiek darminto</div>
<br />Filed under: <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/category/disaster/'>Disaster</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/category/humanity/'>Humanity</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/category/planning/'>Planning</a> Tagged: <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/bencana/'>bencana</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/manajemen-bencana/'>manajemen bencana</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/peta-risiko-bencana/'>peta risiko bencana</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/relevansi-bencana-dan-tata-ruang/'>relevansi bencana dan tata ruang</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/ruang/'>ruang</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/spasial/'>spasial</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/tata-ruang/'>Tata ruang</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ajiekdarminto.wordpress.com/474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ajiekdarminto.wordpress.com/474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ajiekdarminto.wordpress.com/474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ajiekdarminto.wordpress.com/474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ajiekdarminto.wordpress.com/474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ajiekdarminto.wordpress.com/474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ajiekdarminto.wordpress.com/474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ajiekdarminto.wordpress.com/474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ajiekdarminto.wordpress.com/474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ajiekdarminto.wordpress.com/474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ajiekdarminto.wordpress.com/474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ajiekdarminto.wordpress.com/474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ajiekdarminto.wordpress.com/474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ajiekdarminto.wordpress.com/474/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiekdarminto.wordpress.com&amp;blog=569446&amp;post=474&amp;subd=ajiekdarminto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2011/07/06/peta-risiko-bencana-tidak-relevan-untuk-tata-ruang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ea8adcfbf5d61db62c3ee0de6b5e1ec8?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">ajiekdarminto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Organisasi Data Dalam Proyek GIS</title>
		<link>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2011/04/13/organisasi-data-dalam-proyek-gis/</link>
		<comments>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2011/04/13/organisasi-data-dalam-proyek-gis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Apr 2011 08:26:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ajiekdarminto</dc:creator>
				<category><![CDATA[GIS]]></category>
		<category><![CDATA[Mapping]]></category>
		<category><![CDATA[data gis]]></category>
		<category><![CDATA[gis management]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen data]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen gis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen proyek]]></category>
		<category><![CDATA[mengelola file gis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ajiekdarminto.wordpress.com/?p=446</guid>
		<description><![CDATA[Proyek bikin peta atau GIS sering memunculkan banyak file. Tidak semua file dibutuhkan sampai akhir. Permasalahannya adalah bagaimana mengorganisasi file, sehingga saat data dibutuhkan kita ambil file yang benar. Bagaimana caranya saat file ingin dipindahkan dari laptop ke PC atau ke media lain tidak terjadi kebingungan. Pengalaman saya, data hasil sering ditambahkan oke, fix, final, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiekdarminto.wordpress.com&amp;blog=569446&amp;post=446&amp;subd=ajiekdarminto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/04/organisasifilegis_ajiekdarm.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-451" title="organisasifilegis_ajiekdarm" src="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/04/organisasifilegis_ajiekdarm.jpg?w=468" alt="organisasi data gis ajiek darminto"   /></a>Proyek bikin peta atau GIS sering memunculkan banyak file. Tidak semua file dibutuhkan sampai akhir. Permasalahannya adalah bagaimana mengorganisasi file, sehingga saat data dibutuhkan kita ambil file yang benar. Bagaimana caranya saat file ingin dipindahkan dari laptop ke PC atau ke media lain tidak terjadi kebingungan.</p>
<p>Pengalaman saya, data hasil sering ditambahkan oke, fix, final, dan sebagainya. Jadi kalau misalnya jalan_ok masih direvisi menjadi <strong>jalan_ok1</strong> akan direvisi namanya jadi <strong>jalan_oke2</strong>, <strong>jalan_okesekali</strong>, diubah lagi menjadi <strong>jalan_okesabtu</strong> (karena bikinnya hari sabtu) dan seterusnya. Ketika ingin copy atau akan dilanjutkan teman naahh.. baru kerasa deh..</p>
<p>Saya menulis ini terinspirasi pekerjaan-pekerjaan GIS saya, melengkapi tulisan Mas Raharjo (http://raharjo.org) mengenai “<a title="tulisan relefan" href="http://raharjo.org/2011/03/23/mengapa-harddisk-cepat-penuh" target="_blank"><em>Mengapa hardisk cepat penuh</em>?</a>” serta keluhan teman pemilik konsultan perencana di Jogja dengan pertanyaan yang hampir sama, “<em>Kenapa teman-teman senang bikin penuh hardisk kantor ya mas? Tidak mau delete file yang sudah lama. Terutama untuk GIS dan AutoCAD</em>.”  Seorang teman pernah menjawab dengan enteng: “<em>biar aman mas</em>”. Aman tapi boros tempat.</p>
<p>Ada beberapa tips dari saya yang mungkin berguna:</p>
<p><strong>1. Disiplin</strong>. Ya, itu modal dasar dalam organisasi data. Disiplinkan penyimpanan data. Jangan mudah pindah folder atau directory kerja. Tempatkan file pada lokasi yang tetap dan konsisten.<span id="more-446"></span><strong></strong></p>
<p><strong>2. Pisahkan jenis data dalam folder yang berbeda</strong>. Buat nama folder sesingkat mungkin, hal ini untuk mempercepat pembacaaan dan<strong> pencarian data.</strong></p>
<ul>
<li><strong>Doc</strong>. Untuk menyimpan file document (word, excel). Tempatkan file disini jika ada data masuk<strong>.</strong></li>
<li><strong>Jpg</strong>. Untuk menyimpan image, logo, dan file-file raster. Bisa juga peta hasil scan sebelum diolah maupun peta hasil.<strong></strong></li>
<li><strong>Mxd</strong> atau <strong>Apr</strong>. Untuk  menyimpan file kerja ArcGIS (mxd) atau ArcView (apr). Semua project disimpan disini, bukan pada root.<strong></strong></li>
<li><strong>Shp</strong>. Untuk data-data shapefile. Konsistenkan penamaan, lihat poin 4<strong>.</strong></li>
<li><strong>Avl</strong>. Untuk menyimpan simbol yang tersimpan (ArcView)<strong>.</strong></li>
<li><strong>Txt</strong>. Untuk menyimpan script, catatan/notes, log file atau histori pekerjaan.<strong></strong></li>
<li><strong>Rar</strong> atau <strong>Zip</strong> untuk file compress. Simpan dan ekstrak file disini kemudian, distribusikan kembali ke folder-folder diatas.<strong></strong></li>
</ul>
<p><strong>3. Beri nama file dengan singkat</strong>, misal Administrasi: adm, penggunaan lahan:pl, curah hujan: hujan, dan seterusnya. Kembali hal ini untuk merapihkan data, mempercepat loading dan adanya kecenderungan untuk menambahkan nama dibelakangnya. Misal untuk administrasi kabupaten gunung kidul, sebaiknya ditulis: adm_kabgk.shp<strong>.</strong><strong></strong></p>
<p><strong>4. Konsistenkan penamaan</strong>. Jika identitas tambahan pake angka, ya pake angka, jika pakai tanggal ya tanggal terus secara konsisten. Tips untuk menggunakan tanggal: urutkan dengan TahunBulanTanggal misal: <em>adm_kab110413</em> artinya peta administrasi kabupaten yang dibuat/diedit tanggal 13 April 2011. File akan otomatis tersusun sesuai urutan waktu, file lama diatas dan file baru ada dibawah.<strong></strong><strong></strong></p>
<p><strong>5. Manfaatkan description/meta</strong> data yang ada untuk melacak dan memberi identitas file. Tidak cukup mudah tapi lumayan berhasil.<strong></strong><strong></strong></p>
<p><strong>6. Siapkan satu buku tulis</strong>. Manual tapi sangat ampuh. Buku ini untuk menuliskan perkembangan pekerjaan sekaligus penamaan file. Mungkin Anda berfikir, kenapa tidak pake MSword atau notepad saja? Menurut pengalaman saya yang terakhir ini tidak ampuh. Satu buku bisa untuk beberapa proyek, tapi pisahkan secara tegas batasnya. Kuncinya kembali ke langkah satu yaitu disiplin.<strong></strong><strong></strong></p>
<p><strong>7. Backup file</strong> hasil dalam tempat terpisah dan tambahkan sedikit keterangan dengan notepad: dimana file asli dikerjakan. Notepad tentu saja diletakkan di folder txt. Penting untuk memastikan salah penempatan file. Backup melalui hardis eksternal atau ke internet sama saja (misal ziddu.com). Rutin backup. Namanya backup tentusaja tidak untuk kerja.</p>
<p>Tujuh langkah sederhana ini akan menghindarkan file-file yang tidak terdeteksi statusnya sehingga ikut dibackup atau tersimpan dalam hardisk. Ketika selesai semua anda pasti tahu file mana saja yang penting, mana yang boleh dibuang. Dokumentasikan dalam kepingan CD/DVD agar lebih aman, simpan dalam case yang bersih, beri cover dan tanggal yang jelas.</p>
<p>Ada masukan atau komentar? Silakan.</p>
<p>Ajiek Darminto</p>
<br />Filed under: <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/category/gis/'>GIS</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/category/mapping/'>Mapping</a> Tagged: <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/data-gis/'>data gis</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/gis/'>GIS</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/gis-management/'>gis management</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/manajemen-data/'>manajemen data</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/manajemen-gis/'>manajemen gis</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/manajemen-proyek/'>manajemen proyek</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/mengelola-file-gis/'>mengelola file gis</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ajiekdarminto.wordpress.com/446/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ajiekdarminto.wordpress.com/446/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ajiekdarminto.wordpress.com/446/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ajiekdarminto.wordpress.com/446/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ajiekdarminto.wordpress.com/446/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ajiekdarminto.wordpress.com/446/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ajiekdarminto.wordpress.com/446/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ajiekdarminto.wordpress.com/446/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ajiekdarminto.wordpress.com/446/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ajiekdarminto.wordpress.com/446/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ajiekdarminto.wordpress.com/446/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ajiekdarminto.wordpress.com/446/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ajiekdarminto.wordpress.com/446/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ajiekdarminto.wordpress.com/446/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiekdarminto.wordpress.com&amp;blog=569446&amp;post=446&amp;subd=ajiekdarminto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2011/04/13/organisasi-data-dalam-proyek-gis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ea8adcfbf5d61db62c3ee0de6b5e1ec8?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">ajiekdarminto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/04/organisasifilegis_ajiekdarm.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">organisasifilegis_ajiekdarm</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Diversifikasi Ekonomi untuk Ketahanan Bencana</title>
		<link>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2011/04/01/diversifikasi-ekonomi-untuk-ketahanan-bencana/</link>
		<comments>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2011/04/01/diversifikasi-ekonomi-untuk-ketahanan-bencana/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2011 22:51:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ajiekdarminto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Disaster]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Leason Learned]]></category>
		<category><![CDATA[belajar dari bencana]]></category>
		<category><![CDATA[belajar dari carribea]]></category>
		<category><![CDATA[belajar dari karibia]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Merapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ajiekdarminto.wordpress.com/?p=420</guid>
		<description><![CDATA[Diversifikasi atau penganekaragaman, sering disebut dalam perbincangan mengenai pangan. Wacana penganekaragaman ini kemudian diadopsi dalam skala yang lebih luas terkait dengan kebencanaan. Penganekaragaman ini dapat menjadi strategi penting dalam pencapaian ketahanan bencana. Keterpurukan aset dan lambatnya recovery sering ditemui pasca bencana. Apa perlunya diversifikasi ekonomi dalam manajemen bencana. Bencana secara umum akan mengubah banyak hal, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiekdarminto.wordpress.com&amp;blog=569446&amp;post=420&amp;subd=ajiekdarminto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/04/ajiekdarminto_ketahanan-ben2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-430" title="ajiekdarminto_ketahanan-ben" src="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/04/ajiekdarminto_ketahanan-ben2.jpg?w=468" alt="ekonomi merapi"   /></a>Diversifikasi atau penganekaragaman, sering disebut dalam perbincangan mengenai pangan. Wacana penganekaragaman ini kemudian diadopsi dalam skala yang lebih luas terkait dengan kebencanaan. Penganekaragaman ini dapat menjadi strategi penting dalam pencapaian ketahanan bencana. Keterpurukan aset dan lambatnya recovery sering ditemui pasca bencana. Apa perlunya diversifikasi ekonomi dalam manajemen bencana.</p>
<p>Bencana secara umum akan mengubah banyak hal, termasuk didalamnya adalah aktifitas ekonomi. Belajar dari Merapi, mata pencaharian utama penduduk di lereng (terutama lereng selatan) adalah ternak dan pertanian. Bencana di akhir tahun 2010 mengubah semuanya. Aset penduduk berupa ternak tidak mampu lagi menopang kehidupannya. Pertanian demikian pula. Kondisi berikutnya adalah, hilangnya mata pencaharian utama dan tentusaja pendapatan. Keberdayaan dalam sektor ekonomi menjadi lumpuh.</p>
<p>Secara sederhana, semakin beranekaragam sumber penghidupan ekonomi, maka semakin besar kemungkinan untuk bertahan hidup. Jika memiliki satu sumber ekonomi, maka ketika terjadi bencana dan mengakibatkan kelumpuhan sumber tadi, maka tidak ada alterntif. Berbeda jika memiliki lebih dari satu, jika satu rusak maka masih ada beberapa lain yang bisa dijadikan sandaran ekonomi.<span id="more-420"></span></p>
<p>Untuk saat ini hal tersebut masih menjadi kendala. Memang benar, ketika terjadi bencana banyak sumbangan yang masuk. Ya kalau ada yang memberi sumbangan. Artinya, dalam kondisi minimum sekalipun seharusnya mampu menghidupi diri sendiri. Kemampuan hidup tidak bergantung sumbangan. Konsep diversifikasi ekonomi membuat masyarakat pada daerah rawan bencana menjadi tahan bencana. Sehingga bencana sehebat apapun tidak mampu merontokkan ekonomi masyarakat. Alur pikir ini yang ingin saya bawa dalam tulisan ini.</p>
<p><!--more-->Ketahanan bencana belum cukup populer di Indonesia. Setidaknya terlihat dengan minimnya tulisan mengenai ini. Konsep ketahanan sebenarnya sudah mulai diperbincangkan ditingkat internasional sejak 2005 paska kejadian tsunami Aceh. Munculnya HFA (Hyogo Framework Action) di Kobe, tahun 2005, menjadi komitmen bersama mencapai ketahanan bencana 2015. Saya tidak tahu, apakah <strong>frame</strong> ini ada di strategi ekonomi Indonesia. Sepertinya Indoesia lebih menyukai ekonomi pasar yang lebih gaul.</p>
<p>Konsep ketahanan bencana lebih dari sekedar kapasitas. Ketahanan mengandung kekuatan dan kelenturan, tidak lekas rusak. Ketahanan  ditujukan untuk memperkecil atau tanpa korban jiwa/meninggal, korban sakit (<em>injures</em>) dan kerugian ekonomi. Ketahanan bencana merupakan sistem bertahan, menyerap tekanan, mengelola dan memulihkan kembali dengan cepat dari perubahan/kemalangan yang diakibatkan oleh ‘goncangan’ bencana (Darminto, 2011)</p>
<p>Mari belajar dari <a title="Data-data Caribbea" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Caribbean" target="_blank">Caribbea</a>, dimana ketahanan ekonomi bisa dipelajari. Saya melakukan studi empiris untuk daerah ini. Caribbea merupakan kawasan dengan gugusan pulau yang sangat banyak. Caribbea terletak di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Laut_Karibia">Laut Karibia</a>. Pulau-pulau ini terbentang menuju selatan dari bawah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Florida">Florida</a> ke barat laut <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Venezuela">Venezuela</a> di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Selatan">Amerika Selatan</a>. Paling tidak terdiri dari 7000 pulau, pulau kecil, karang, dan <em>caye</em>. Kepulauan ini dikelompokkan menjadi dua puluh lima wilayah termasuk negara merdeka, departemen luar neger, dan daerah administratif lainnya.</p>
<p><a href="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/04/caribbea_ajiekdarminto.jpg"><img class="size-full wp-image-425 alignright" title="ajiekdarminto.wordpress.com" src="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/04/caribbea_ajiekdarminto.jpg?w=468" alt="kepulauan caribbea"   /></a>Kerentanan negara-negara Caribbea dalam kaitan dengan posisi/lokasi geografisnya  serta ketidakhadiran diversifikasi ekonomi, saat bencana melanda angin topan dan banjir melanda membuat makroekonominya terkejut (<em>shock</em>). Kebanyakan negara Carabbea merupakan negara mandiri dengan pariwisata dan eksport pertanian-pertanian skala kecil, seperti pisang, tebu (gula) dan kopi. Lebih dari itu, secara geografis negara-negara Caribbea memiliki bencana yang mirip, yaitu satu kali topan (<em>hurricane</em>) dan banjir di seluruh negeri. Hal ini berdampak negatif pada <em>Gross Domestic Product</em> (GDP). Goncangan tersebut mengakibatkan penurunan pendapatan fiskal, hilangnya tenaga kerja, serta hilangnya investasi asing langsung.</p>
<p>Akibat kejadian bencana topan badai yang merugikan ekonomi di Kepulauan Carribea, maka negara-negara disana melakukan diversifikasi ekonomi. Diversifikasi tersebut dimaksudkan jika terjadi bencana maka tetap memperoleh pendapatan tanpa tergantung sektor pertanian. Sektor yang dikembangkan antara lain penguatan sektor industri dan aktifitas komersial.</p>
<p><a href="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/04/diversifikasiekonomi_ajiekdarminto.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-433" title="diversifikasiekonomi_ajiekdarminto" src="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/04/diversifikasiekonomi_ajiekdarminto.jpg?w=246&#038;h=300" alt="" width="246" height="300" /></a></p>
<p>Kedekatan secara geografis dengan Amerika Serikat, menjadi keuntungan tersendiri. Jamaica misalnya, mengembangkan jasa reparasi dan perawatan untuk pesawat terbang serta pengangkutan bahan pertanian. Diversifikasi lain yaitu rekayasa industri, pabrikasi ringan (misalnya pembuatan sukucadang) dan pabrikasi mebel (<em>furniture</em>).</p>
<p>Pada kwartal pertama tahun  2006, ekonomi  Jamaica sudah mengalami masa pertumbuhan yang pesat. Inflasi turun menjadi 6.0% dan angka pengangguran turun hingga 8.9% dan Gross Domestic Product (GDP) nominal tumbuh 2.9%. Tahun 2006 nilai GDP US$10.565 juta, sebelumnya US$10.267 juta. GDP dihitung dari penjumlahan konsumsi, investasi, pengeluraran pemerintah dan ekspor dikurangi impor.</p>
<p>Pertumbuhan ini belum pernah terjadi sebelumnya. Sektor pendukungnya antara lain pengembangan infrastuktur dan transportasi antar pulau sehingga menaikkan angka kedatangan turis. Sektor pertambangan, jasa dan pertanian juga memberikan kontribusinya.</p>
<p>Kembali ke Merapi, desain penanekaragaman sumber ekonomi perlu segera dipikirkan dan direncanakan. Sekarang saat terbaik memulainya. Review tataruang Merapi sudah mulai, bagaimana redesain ekonominya? Bencana Merapi hampir pasti.</p>
<p>Bagaimana menurut pendapatmu? <strong>Sebaiknya dari mana memulainya?</strong> Share disini ya&#8230;</p>
<p>Tulisan sebelumnya yang terkait: <a title="Belajar dari Caribbea (ajiek)" href="http://ajiekdarminto.wordpress.com/2009/06/11/belajar-dari-kawasan-carribea/" target="_blank">Belajar dari Kawasan Caribbea</a>. [ajiek darminto/april2011]</p>
<br />Filed under: <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/category/disaster/'>Disaster</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/category/ketahanan-bencana/'>ketahanan bencana</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/category/disaster/leason-learned/'>Leason Learned</a> Tagged: <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/belajar-dari-bencana/'>belajar dari bencana</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/belajar-dari-carribea/'>belajar dari carribea</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/belajar-dari-karibia/'>belajar dari karibia</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/ketahanan/'>ketahanan</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/ketahanan-bencana/'>ketahanan bencana</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/ketahanan-daerah/'>ketahanan daerah</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/ketahanan-ekonomi/'>ketahanan ekonomi</a>, <a href='http://ajiekdarminto.wordpress.com/tag/merapi/'>Merapi</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ajiekdarminto.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ajiekdarminto.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ajiekdarminto.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ajiekdarminto.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ajiekdarminto.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ajiekdarminto.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ajiekdarminto.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ajiekdarminto.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ajiekdarminto.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ajiekdarminto.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ajiekdarminto.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ajiekdarminto.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ajiekdarminto.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ajiekdarminto.wordpress.com/420/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiekdarminto.wordpress.com&amp;blog=569446&amp;post=420&amp;subd=ajiekdarminto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ajiekdarminto.wordpress.com/2011/04/01/diversifikasi-ekonomi-untuk-ketahanan-bencana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ea8adcfbf5d61db62c3ee0de6b5e1ec8?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">ajiekdarminto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/04/ajiekdarminto_ketahanan-ben2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ajiekdarminto_ketahanan-ben</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/04/caribbea_ajiekdarminto.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ajiekdarminto.wordpress.com</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ajiekdarminto.files.wordpress.com/2011/04/diversifikasiekonomi_ajiekdarminto.jpg?w=246" medium="image">
			<media:title type="html">diversifikasiekonomi_ajiekdarminto</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
