Bencana tidak mau tahu…

Posted on Updated on


 

Tanggal 31 Agustus 2009 kemaren ketika saya buka Outlook saya, ada email dari pak djuni yang mengutip dari Pikiran rakyat dua hari sebelumnya. dalam email tersebut disebutkan bahwa Provinsi Jawa Barat segera memiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) untuk mengatasi dan mengkoordinasi penanggulangan bencana di provinsi itu.

DPRD Jawa barat telah mengesahkan pembentukan BPBD ini  dalam bentuk Perda tanggal 28 Agustus 2009. BPBD diharapkan sudah aktif terbentuk pada awal 2010 mendatang.

Kemudian komentar Pak Djuni: Sebenarnya dengan disahkannya Perda ttg BPBD Prov Jabar ini maka lembaga BPBD itu secara otomatis akan terbentuk. Tapi memang, utk dapat berfungsi suatu lembaga baru membutuhkan waktu dan sumber daya. 

Komentar saya: semoga bencana mau menunggu..

Dan benar. Ternyata bencana tidak mau menunggu, gempa bumi dg episentrum 142 Km Barat Daya Tasikmalaya, 2 September 2009 Pkl. 14.55 WIB menggunjang Jawa Barat. Tanpa ampun lebih dari 60 orang meninggal.

 Korban Gempa Jawabarat 2 Sept 09

Ada apa sebenanya dalam pembentukan BPBD? Jogja yang sudah diguncang sedemikian hebat dengan korban 100xlipat belum juga membentuk Badan ini. Saat ini tercatat baru 11 dari 33 propinsi yang membentuk.

Coba kita lihat di undang-undang penanggulangan bencana (UU no 24 tahun 2007) pasal 83 sampai dengan 85 :

Pasal 83

“Pada saat berlakunya undang-undang ini, paling lambat 6 (enam) bulan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah terbentuk dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah paling lambat 1 (satu) tahun sudah terbentuk.”

 

 Pasal 84

“Peraturan pemerintah sebagai pelaksanaan undang-undang ini harus sudah diterbitkan paling lambat 6 (enam) bulan sejak diundangkannya undang-undang ini.”

 

Pasal 85

“Undang-Undang ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.”

Undang-undang ini disahkan tanggal 26 April 2007. Sehingga Oktober 2008 seharusnya semua daerah (provinsi) sudah memiliki lembaga ini. Jika sampai saat ini belum terbentuk, bukankah itu pelanggaran undang-undang. Pelanggaran ini sama dengan pelanggaran terhadap hak masyarakat untuk diberikan perlindungan terhadap bencana. Hak untuk selamat dari bencana, hak untuk memperoleh kesejahteraan.

Agaknya penanganan darurat lebih disukai. Ekspose peduli bencana (darurat) lebih keren dibanding penyiapan dini. Rescue dinilai lebih humanis daripada upaya persiapan dini. Bukankah penanganan darurat jelas-jelas lebih mahal? Bukankah peringatan dini itu justru tanpa korban?

Pembentukan badan penanggulangan bencana daerah, secara positif dinilai sebagai lembaga yang fokus terhadap masalah bencana. Mulai dari penanganan darurat, pemulihan hingga penyiapan sistem peringatan dini. Bencana bukan lagi sebagai isu, namun kenyataan. Manajemen bencana bukan kegiatan alternatif.

Secara negatif dipandang sebagai pemborosan anggaran. Dengan adanya BPBD berarti ada staffing, kantor dan anggaran baru. Boros mana ketika terjadi bencana dan jatuh korban. Jika bencana ditempatkan sebagai isu tersier di masing2 dinas, maka permasalahan bencana hanya akan terus terulang. Negara yang akan merugi. Negara dalam hal ini adalah masyarakat, bukan pemerintah. Bencana tidak mau tahu, kita siap atau tidak siap…

ajiek darminto

3 thoughts on “Bencana tidak mau tahu…

    lex said:
    16/09/2009 pukul 7:54 am

    bagus tulisannya djie …komunikatif dan membuka wawasan kayak tulisan wartawan ini sudah layak publish bro.

    ajiekdarminto responded:
    17/09/2009 pukul 1:12 pm

    Thanks Pak Alex, ini sekedar uneg2, daripada bisulan.. he he.. Thanks for support. Belum layak lah.. masih jauh panggang dari apinya.. Kebetulan sdg meneliti soal ini juga. Maturnuwun.

    immam algazali said:
    18/09/2009 pukul 1:18 am

    Saya sependapat dengan tulisan saudara. Peringatan dini justru yang paling bagus dan lebih murah dibandingkan penanganan darurat atau pemulihan kembali pasca bencana,untuk itu perlu dipersiapkan alat pendeteksi maupun pengrekrutan tenaga teknisi yang melekat pada badan penanggulangan bencana. Diperlukan politik will dari pemda untuk membentuk badan penanggulangan bencana di semua daerah di indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s