Ujung dari Pengurangan Risiko Bencana

Posted on Updated on


Tiba-tiba ingat teman yang bilang kurang lebih begini, “… tangguh bencana, apa hubungannya dengan kesejahtaraan”. Waktu itu kami sedang diskusi tetang visi misi desa dampingan. Dengan sedikit senyum, seolah saya yang mengada-ada, waktu itu saya setuju tangguh bencana berada di depan kata-kata kesejahteraan.

Dari facebook Azis Setyawan (thanks bro)Dari facebook Azis Setyawan

Kami sedang berdiskusi dengan warga, untuk mereview visi misi desa. Tangguh bencana dan kesejahteraan sekilas memang tidak ada hubungannya. Mungkin yang dimaksud teman tadi, yang berhubungan dengan kesejateraan mungkin sebatas peningkatan pendapatan, lapangan pekerjaan, produktifitas lahan yang tinggi, pasar yang luas, profit yang tinggi, tanah subur dan seterusnya…

Jawaban saya mudah, “apakah itu bisa terjadi ada jika terkena bencana?” Logikanya adalah bencana itu merusak dan mahal. Jika mampu bertahan dan mengatasi potensi kerusakan bukankah itu juga menjadi lebih sejahtera? Recovery bencana itu luar biasa mahal. Coba kita lihat beberapa bencana besar:

  • Tsunami Aceh (2004) nilai kerugiannya Rp. 46,7 Trilliun
  • Gempa Yogya (2006) nilai kerugiannya Rp.29,2 Trilliun
  • Erupsi Merapi (2010) nilai kerugiannya Rp.3,2 Trilliun (angka sementara)
  • Total dari ketiga bencana tersebut Rp. 79,1 Trilliun, kalo ditulis lengkap Rp.79.100.000.000.000,00

Coba ambil kalkulator dan buat estimasi sederhana, kita bikin program kecil kelompok UKM peternak ikan lele beranggotakan 5 orang dengan modal stimulan Rp.5.000.000,00 akan ada 15.820.000 kelompok UKM atau 79.100.000 orang berdaya akan ekonominya dan Insya ALLAH lebih sejahtera. 79 juta artinya 30% penduduk Indonesia.

Bencana mungkin bagian dari nasib, tetapi bukankah manusia diberi akal dan pikiran untuk mengubah nasib tadi?

Bagaimana pendapat teman-teman?

 

(foto diambil dari facebook Aziz Setyawan. Nuwun Zis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s