Lapangan atau Keluarga, bukan pilihan…

Posted on


Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi Masyarakat dan Permukiman Berbasis Komunitas (REKOMPAK) Merapi datang sebagai solusi dalam membangun kembali permukiman yang rusak akibat bencana. Awalnya, bencana Gempa 2006 membawa program REKOMPAK ke Yogyakarta dan Jawa Tengah. Program serupa kini berada pada lokasi pasca bencana Gunung Merapi 2010.

Arif Prasetya, 38 th, merupakan sosok fasilitator REKOMPAK, seorang pemberdaya masyarakat di wilayah lereng selatan Merapi. Totalitas kinerja dan kemampuan dalam keteknikan digunakan untuk memberdayakan masyarakat. Program rencana penataan permukiman telah selesai dikerjakannya bersama tim dengan baik.

Suami dari Yuzrita (32 tahun), ini juga merasakan mengungsi seperti halnya korban erupsi lainnya. Dia dan keluarganya tahu betul apa yang dirasakan masyarakat di lereng selatan Merapi. Jiwa dan keluarganya terancam becana. Rumahnya di Manisrenggo hanya 15 km dari puncak Merapi, masuk zona bahaya saat erupsi dahulu.

Pemahaman akan lokasi dan pengalaman yang dilaluinya mampu mengatarkan tidak hanya target proyek yang terpenuhi namun kemanfaatan luarbiasa pada lokasi. Tim Inti Perencana (TIP) Desa mampu bekerja maksimal menyusun dokumen perencanaan, meskipun pada lokasi sulit (area terdampak langsung).

Banyak hal yang dilaluinya di REKOMPAK. Ilmu pemberdayaan yang jauh dari disipllin keilmuannya, ilmu pemetaan, dan keruangan pun dikuasainya sekaligus. Saat ini, laki-laki lulusan Teknik Sipil Universitas Cokroaminoto Yogyakarta, menjadi asisten, sekaligus tokoh panutan di Korlap 2 Merapi. Petani klengkeng, yang bercita-cita bertani madu, ini pun masih sempat memperhatikan tanamannya di pagi hari sebelum berangkat lapangan.

Hari-harinya bersama buah hatinya, Muhammad Zaki (4 th) dan Zia Armita (1,5 th), dilalui diantara jadwal lapangan yang padat. Disela-sela pekerjaannyapun masih sempat menanyakan kabar anak-anaknya dirumah menggunakan HP merk Cross warna hitam yang berbalut silikon karet warna yang sama.

Banyak Arif-arif lain di REKOMPAK, dedikasinya tinggi bekerja optimal, tanpa melupakan keluarga. Selamat buat pemberdaya sejati REKOMPAK, mampu merangkul jariyah dunia dan ridho akhirat.

5 thoughts on “Lapangan atau Keluarga, bukan pilihan…

    herbalife said:
    12/06/2012 pukul 4:27 pm

    Can I just say what a comfort to find someone who genuinely understands what they are talking about on the net. You certainly understand how to bring a problem to light and make it important. More people ought to check this out and understand this side of your story. It’s surprising you’re not more popular given that you most certainly have the gift.

    herbalife said:
    12/06/2012 pukul 5:21 pm

    Can I just say what a relief to discover somebody who really understands what they are talking about on the internet. You certainly understand how to bring an issue to light and make it important. A lot more people really need to look at this and understand this side of the story. I was surprised you’re not more popular since you most certainly possess the gift.

    jaka said:
    25/06/2012 pukul 1:20 pm

    Salam Kenal Ya Semuanya g terkecuali dari sabang sampe merauke deh.. hehe..πŸ™‚

    nadiaananda said:
    25/06/2012 pukul 1:22 pm

    Bersama Gorengan dan camilan ane nobatkan agan ini sebagai Penulis.. Heheheh.. Mau?? Mau??πŸ˜›

    ajiekdarminto responded:
    26/06/2012 pukul 11:58 pm

    Your welcome brother… silakan walkingwalking..πŸ™‚ seduhan NRG hangat buatmu! sukses masdab!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s