Jogja

Gunung Merapi (4)

Posted on Updated on


Ini sebagian  foto-foto yang diambil  saat kunjungan lapangan tanggal 25 Oktober 2010, sehari sebelum Erupsi Merapi. Saat itu status AWAS sudah diberlakukan, sekaligus melihat kesiapan lokasi dampingan. Terlihat kesiapan fasilitas barak, air bersih dan medis.

photo by Andhika

Ada komentar?

Iklan

Gunung Merapi (1)

Posted on Updated on


Gunung Merapi menjadi topik hangat berita belakangan ini. Julukan Most Active Volcano In The World agaknya sangat beralasan. Merapi unik. Mungkin sudah ratusan alat (sensor) dipasang untuk memantau gunung ini sejak puluhan tahun yang lalu.

Gunung Merapi dari citra satelit Landsat TM

Bahaya volkan ini melengkapi warna bencana di DIY. Selain potensi gempa tektonik dan potensi tsunami pada sisi selatan, potensi longsor disisi barat, kekeringan pada sisi tenggara, Merapi menempati sisi utara. Inilah menariknya Jogja. Tumpuan ekonomi pada sektor wisata masih menjadi primadona, meskipun memiliki kerentanan bencana. Data resmi yang ada, sektor properti paska bencana sedang mengalahkan sektor ini. Baca entri selengkapnya »

INDONESIA MOST LIVABLE CITY INDEX 2009

Posted on Updated on


Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia telah melakukan penelitian Indonesia Most Liveable City Index, untuk mengetahui persepsi tingkat kenyamanan hidup di kota yang dilakukan di 12 kota besar di Indonesia.

Dalam press releas yang diselenggarakan pada hari Rabu, 12 Desember 2009, Sekjen IAP, Ir. Bernardus Djinoputro, mengatakan bahwa mayoritas besar kota-kota besar di Indonesia dinilai tidak nyaman oleh warganya.

Berdasarkan survey yang dilakukan terhadap warga di masing-masing kota diketahui bahwa Nilai rata-rata (mean) indeks adalah 54,17, dengan persepsi tingkat kenyamanan tertinggi di Kota Yogyakarta yaitu sebesar 65,34 dan persepsi kenyamanan warga yang paling rendah adalah Kota Pontianak dengan indeks 43,65.

Laporan lengkap silakan download disini.

Kota – kota dengan indeks diatas rata–rata adalah : Yogyakarta, Manado, Makassar dan Bandung. Sedangkan kota – kota dengan indeks dibawah rata-rata adalah Jayapura, Surabaya, Banjarmasin, Semarang, Medan, Palangkaraya, Jakarta, Pontianak. Berikut adalah indeks persepsi kenyamanan untuk setiap kota :

1 Yogyakarta 65.34
2 Manado 59.90
3 Makassar 56.52
4 Bandung 56.37
5 Jayapura 53.86
6 Surabaya 53.13
7 Banjarmasin 52.61
8 Semarang 52.52
9 Medan 52.28
10 Palangkaraya 52.04
11 Jakarta 51.90
12 Pontianak 43.65

Berdasarkan survey terhadap persepsi masyarakat yang telah dilakukan diketahui beberapa temuan yang cukup menarik, diantaranya adalah :
1. Kriteria Penataan Kota
Untuk Kriteria Penataan Kota, Kota Palangkaraya memiliki angka prosentase tertinggi dipersepsikan oleh warganya memiliki penataan kota yang baik, yaitu sebanyak 51 %. Kota Palangkaraya meskipun masih jauh dari ukuran ideal, namun memiliki kondisi penataan kota yang cukup baik. Dari sudut pandang lain dapat dikatakan kapasitas akomodasi ruang Kota Palangkaraya terhadap pertumbuhan penduduk masih memadai.
Hal yang sebaliknya terjadi dengan Kota Bandung. Kota dengan persepsi terendah untuk aspek tata kota adalah Kota Bandung hanya 3 %. Artinya bahwa hanya 3 % responden warga Kota Bandung yang menganggap penataan kota Bandung baik, selebihnya 97 % menganggap aspek penataan Kota Bandung buruk.
Angka 3 % ini merupakan angka terendah dari semua kriteria di semua kota, dan itu ada di Kota Bandung. Hal ini mengindikasikan bahwa warga Kota Bandung sangat tidak puas dengan kondisi penataan kota Bandung sekarang. Salah satu hal yang dapat dilihat secara kasat mata adalah indikasi komersialisasi kota yang bergerak terlalu jauh yang merampas ruang-ruang publik yang tentu hal ini dinilai tidak baik oleh masyarakat kota.
Tentu saja indikasi ini harus menjadi perhatian bagi semua stakeholder pembangunan Kota Bandung, baik pihak pemerintah, swasta, akademisi, praktisi dan pihak masyarakat dan swasta untuk ikut mengawal kondisi Tata Kota Bandung menuju penataan kota yang lebih baik.
Pada dasarnya, kepentingan umum seperti perasaan keteraturan, kenyamanan dan keamanan dapat terwujud dengan penataan yang terarah, teratur dan berkualitas. Sehingga dengan demikian kriteria penataan kota ini berdampak besar terhadap aspek kehidupan perkotaan lainnya.

2. Kriteria Ketersediaan Lapangan Kerja.
Untuk kriteria ini warga Kota Jakarta memiliki persepsi yang paling rendah, Baca entri selengkapnya »

Peta Kota dan Rute TransJogja

Posted on Updated on


Peta yang cukup komunikatif beserta rute perjalanan Trans Jogja (Busway-nya Jogja). Yang menarik disini adalah adanya marker kota yang dibuat dengan simbolisasi tidak kaku, detil dan terkesan hidup. Proporsi jalan cukup mewakili dengan kondisi sebenarnya. Informasi nama jalan dan legenda yang komunikatif. Informasi dalam peta ini sampai.

Ukuran besar bisa didownload disini (350kb):

Orientasi jelas, legenda jelas. Sedikit koreksi mengenai skala, meskipun bisa ditampilkan secara kasar namun dalam peta ini belum nampak. Sehingga jarak dan waktu tempuh belum dapat dikira-kira/diperhitungkan.

Peta ini sebenarnya bagian belakang dari brosur yang memuat informasi ticketing, transit, tarif dan sebagainya. Peta ini, bisa jg dibilang denah, dapat berbicara secara terpisah.

Menarik untuk dicermati dan mungkin bisa diterapkan di kota anda dengan lebih baik.

Untuk pemanfaatan lebih luas, untuk penghuni hotel misalnya, mungkin bisa ditambahkan dengan “ANDA DISINI” yang menunjuk lokasi dimana peta itu dibaca.

Bagaimana menurut anda?

Jogja 0km dalam 5 menit

Posted on


Djogja Nol Kilometer

Arah tenggara Nol Kilometer
Arah tenggara Nol Kilometer
Romantisme Lampu Merah. Bukan foto pre-wedding
Romantisme Lampu Merah. Bukan foto pre-wedding
04Old&New@Djogja-ajiekdarminto

 

Just a pocket cammera. Just 5 minutes. Just ajiek!

3 Tahun gempa, sudahkah belajar?!

Posted on


Kurang lebih 3 tahun yang lalu 27 Mei 2006 menjadi momen penting bagi masyarakat Jogja-Klaten. Hampir semua orang tau dan merasakan. Terutama masyarakat Jogja. Hampir 6.000 korban jiwa. Tidak sedikit.

Banyak donor dan bantuan datang, dan hingga hari ini ada yang masih ‘bertahan’ di Jogja atas konsep mitagasi bencana. Trilyunan dana digelontorkan dan di-eguh-ke jadi macam-macam fasilitas. Dari monumental hingga pendidikan yang sifatnya tidak kentara.

Hal yang paling mendasar adalah, Apakah kita sudah belajar dari itu semua? Siapkah kita untuk gempa berikutnya? Atau mungkin kita sedang berharap proyek baru atas bencana yang ada?

Dua hari yang lalu (21/05/2009) saya sedang ‘jaga’ pameran bedah rumah dan bangunan di JEC. Kebetulan jadi satu dengan stand PU propinsi. Ada hal menarik yang ingin saya bagi…

Baca entri selengkapnya »

Jalan Baru

Posted on Updated on


jalan-baru_okajiekdarminto21

Sebut saja Jalan Baru. Baru jadi soalnya, belum ada namanya. Belum resmi dibuka juga. Buat temen-temen yang dah jarang ke kampus or Jogja, ini buat ngobati kangen, ada info baru soal jalan tembus dari Monjali ke Pogung. Di klik aja image disamping untuk perbesar. Kalo masih kurang gede, klik, save dan di zoom sendiri sesukanya ya..